Pukul 20.35, 16 november 2019
Malem ini aku duduk diteras depan rumah menikmati suasana malam yang semoga saja akan menenangkan, sambil bergelud dengan nyamuk nyamuk yang ingin menghisap darah ku. Ku bilang pada nyamuk “hey nyamuk jangan menghisap darah ku, hisap saja kemiskinan ku dan rasa males ku ini”. hehe.... hufttt, tapi sayang nyamuk tidak menjawab ;( ciee sayang
Sebenernya, seharusnya saat ini aku fokus pada lks pkn yang seharusnya ku isi atau dengan cucian baju ku yang sudah menumpuk tetapi jiwa malas ku selalu berkata, “sudah nanti saja masih ada hari esok” dan bodohnya ku turuti, baiklah masalah ini kusalahkan pada setan karna dibumi ini yang selalu menghasut selalu setan eitss sama temen juga sih muehehe.
Ehiyaa aku mau cerita.. mm tapikan daritadi juga aku sudah cerita hehe
Oke dimulai .
malam ini seharusnya ku nikmati dengan tenang, tetapi pikiran berkecamuk selalu menghatui ku setiap kali aku bengong. Aku ingin memberitahu sesuatu tentang diriku ini, aku adalah gadis yang tidak mudah jatuh cinta kepada siapapun, tidak mudah berharap namun siapa sangka jika aku sudah jatuh cinta pada seseorang maka aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan nya, dan prihal keadaan sekarang percayalah bahwa seseorang yang ada disamping ku adalah orang yang sangat beruntung, tetapi aku menyebalkan selalu saja membuat nya sakit hati dan tidak mempercayai nya namun ia selalu sabar walaupun aku tau dia sudah benar benar muak dengan ku.
Kini aku merasa batu menghatam diri ku begitu keras, berupaya menyadarkan aku untuk pergi dari keadaan yang logika katakan bahwa “kehidupan mu sudah banyak terluka, hentikan kepahitan ini, kau harus bangkit, kau harus mencari kehidupan yang baik yang sudah pasti akan membahagian kan mu, berteman lah dengan orang orang akan mendorongmu untukn berubah ’’ namun hati berkata, “aku tau kamu kuat, dunia keras ini memang bukan sebuah permainan yang kecil, namun kau harus tau kehidupan mu, kamu yang akan menjalakan. jangan ketergantungan dengan orang lain karna jika kau menjadi pemimpin maka yang akan selalu membuat keputusan dan men’iya kan adalah dirimu, aku pikir kamu adalah seorang pemimpin dimata ku, kamu adalah orang akan yang akan mengubah dunia menjadi taluk kepada mu, walaupun aku tau akan banyak keringat dan rasa sakit yang akan kau rasakan namun menyerah bukan pilihan mu, kamu bisa dan kamu akan membuat orang orang terinspirasi dengan kehidupan mu, tapi yang kau harus lakukan kerja keras”.
Aku heran kenapa logika dan hati selalu tidak sejalan? Mungkin itu fungsi lahir nya logika dan hati agar manusia berpikir keras lagi.
Aku tidak ingin kehidupan ku diibaratkan seperti laron yang berputar terus mengelilingi lampu tanpa sebuah tujuan, mungkin tanpa rasa kebahagian atau tersembunyi dengan bisu?
aku berusaha untuk bersyukur dan menikmati waktu yang akan terus berputar, selalu ada tantangan yang akan kuhadapi namun bersikeras pada raga bahwa aku mampu menghadapi nya
‘’aku tak berhak untuk terlihat baik baik saja setiappp saat, di keadaan dengan waktu berbeda pasti aku akan rapuh. ‘ku pikir kau belajar untuk kuat terus akan membuat mu terbiasa, namun jika sewaktu waktu kau menangis itu wajar yang ngga wajarketika kamu menangis dan mengeluh jalan pintas yang kau pilih’
Salam manis
Tiwi ;)